page contents

Travel

I will do travel even I haven't a house. Because everywhere can be my house.

  • Travel

    Ke Pulau Penang Tanpa Pinangan

    Kalau biasanya judul travel blog adalah seperti “Itinerary Penang 3 hari 2 malam”, “Hal-hal yang bisa dilakukan di Penang”, dan lain-lain, kali ini judul postingan gue sesuai perasaan sajalah. Karena lagi-lagi perjalanan ini dimulai demi bertemu jodoh di jalan, namun ternyata lagi-lagi masih selisipan, jadinya ya gak ketemu deh. Tak ada lah itu acara pinang-meminang. Huehehehe. Baik, mari kita bahas dengan lebih serius mengenai perjalanan kali ini. Ada yang belum tahu Pulau Penang? Itu lho yang sekarang terbang pakai Citilink bisa direct kesana. Tapi sih kemarin gue gak pakai Citilink yaaa. Pakai AirAsia aja karena kebetulan yang ngasih promo duluan dari AirAsia. Promo Citilink menyusul beberapa bulan kemudian dengan free…

  • Travel

    Itinerary Singapore & Malaysia dalam 4 Hari! Part 2

    Saat itu kepala gue tengah terantuk-antuk ketika kernet bus menyerukan agar para penumpang bersiap diri untuk turun ke kantor Imigrasi Woodlands, Singapura. Bus yang sempat sunyi mulai terdengar suara gerak-gerik penumpangnya. Gue menengok ke jendela bus, di luar terlihat gelap dan hanya cahaya dari sebuah gedung saja yang terlihat terang. Woodlands Checkpoint. Begitulah tulisan yang tertera di atas gedung tadi. Baca cerita sebelumnya: Itinerary Singapore & Malaysia dalam 4 Hari! Part 1 “Be ready! No need to bring your luggage. Important thing only is ok.” Ujar bapak kernet berparas dan berlogat India berdiri di tengah bus. Turunlah kami satu persatu dari bus yang datang terlambat hampir 1 jam dari jadwal…

  • Travel

    Fort Canning Park: Menelusuri Sejarah Singapura

    Fort Canning Park, merupakan salah satu taman di Singapura yang menjadi saksi bisu sejarah. Bahkan, dahulu taman yang berada di bukit ini dikenal angker! Ini bukan tanpa sebab, warga Singapura percaya bahwa taman di perbukitan ini merupakan istana leluhur. Hal ini dibuktikan dengan ditemukannya artefak saat penggalian arkeologis. Namanya juga bukit yah, untuk mencapai puncaknya harus mendaki dengan ketinggian 48m. Ditambah dengan luas taman 18 hektar. Gue menyesal karena sudah sok kuat mendaki dan keliling dengan backpack nyantol dipunggung! Untungnya, di sini terdapat air minum pancuran gratis. Selama di Singapura ini keseringan gue puasa minum. Hehehe. Pasalnya tau kan, kalau di sini air minum itu mahal. Semahal cintaku padamu. Tapi…

  • Travel

    Itinerary Singapore & Malaysia dalam 4 Hari! Part 1

    Berawal dari promo pesawat Jetstar ke Singapore yang lumayan murah, tanpa babibu gue langsung ngecek tanggalan mencari tanggal merah biar gak terlalu banyak mengambil cuti. Maklum, masih seorang karyawan swasta nih. Alhasil, walaupun sedang promo, harga yang didapat pun jatuhnya lumayan mahal. Setelah muter otak, gue akalin buat balik ke Jakarta dari Kuala Lumpur yang mana Malindo Air kala itu juga sedang promo! Yah, sebenarnya jika ditotal tetap saja jatuhnya lebih mahal dari PP Singapore karena ada biaya bus menuju Kuala Lumpur. Tapi kalau bisa dapat 2 negara dalam sekali waktu, kenapa enggak? Hohoho. Gue pesan bundling package ticket & hotel di Traveloka. Hostel di Kuala Lumpur, gue pesan dari Booking.com. Dan bus dari Singapore…

  • Travel

    Keliling Angkor Wat & Angkor Archaeological Park

    “Traveling solo does not always mean you’re alone. Most often, you meet marvelous people along the way and make connections that last a lifetime.” – Jacqueline Boone Setelah lolos dari cross border Vietnam – Kamboja, bus yang gue tumpangi melaju memasuki kawasan kota Bavet, Kamboja. Menyusuri jalanannya yang gersang dan berdebu, menuju ke kota Siem Reap di mana sebuah gugusan candi terbesar di dunia, Candi Angkor Wat berada. Baca juga: Dari Vietnam ke Kamboja via Darat. Candi Angkor Wat adalah salah satu candi yang berada di kompleks Angkor Archaeological Park dan termasuk dalam UNESCO World Heritage Site. Candi megah ini menjadi salah satu list kunjungan para traveller dari seluruh dunia. Sehingga…

  • Travel

    Dari Vietnam Ke Kamboja Via Darat

    Vietnam dan Kamboja, karena saling berbatasan dan bisa ditempuh dengan jalur darat, negara-negara Indochina ini sering dijadikan rute perjalanan oleh turis. Termasuk gue yang memang ngincer stamp negara untuk koleksi di halaman paspor. Hehehe. Perbatasan yang paling populer adalah Moc Bai – Bavet Border Crossing. Moc Bai merupakan exit point Vietnam yang berada di Provinsi Tay Ninh, sedangkan Bavet merupakan enter point yang berada di Provinsi Svay Rieng, Kamboja. Untuk menyebrang ke Kamboja dari Vietnam bisa ditempuh dengan naik bus dari kota Ho Chi Minh dengan jurusan Ho Chi Minh – Phnom Penh. Kalian bisa beli tiket bus baik secara online ataupun on the spot. Jika pergi di musim liburan, gue sarankan untuk beli secara online daripada…

  • Travel

    Menikmati Kota Ho Chi Minh dalam Sehari

    “Never did the world make a queen of a girl who hides in houses and dreams without traveling.” – Roman Payne Pertama kalinya, gue mengunjungi kota Ho Chi Minh (atau dikenal juga kota Saigon), Vietnam pada tanggal 11 – 13 Agustus 2018. Ini juga pertama kalinya gue keluar negeri sendirian. Karena masih gak yakin bisa berkelana seorang diri di negeri orang dengan bahasa yang tak dimengerti, gue menghubungi teman lokal Vietnam untuk temu kangen sekaligus menemani gue main. Gue mendarat di Bandara Internasional Tan Son Nhat sore hari, sekitar pukul 16.00 dengan sebelumnya transit di Bandara Kuala Lumpur. Sebelum hari keberangkatan, gue sudah survei sebelumnya tentang wisata di Ho Chi…

  • Travel

    Apa yang Gue Dapat dari Solo Travel

    “As you move outside of your comfort zone, what was once the unknown and frightening becomes your new normal.” — Robin S. Sharma, author and inspirational speaker Butuh keberanian besar untuk jadi seorang solo travel, apalagi untuk seorang yang sok berani macem gue. Iya loh, sampai gue umbar-umbarin kemana-mana kalau gue mau solo travel buat ngumpulin keberanian. Tapi, demi menyandang status “keren” di mata makmak kantor gue, ya harus berani dan nekat dong! Untuk pemanasan menjadi seorang solo travel, gue sengaja pilih ke negara-negara yang ada di Asia Tenggara, yang apalagi alasannya selain karena kurs rate mereka yang murah. Kemudian pilihan gue jatuh ke Ho Chi Minh, Vietnam. Kenapa? Karena waktu itu gue masih belum…